Pasca Penangkapan WNI Terduga Teroris di Filipina, Pengamanan Perbatasan Diperketat

Manado,  –Pihak TNI terus memperketat pengamanan wilayah perbatasan Republik Indonesia dan Filipina, terutama pasca beredarnya kabar penangkapan satu Warga Negara Indonesia (WNI) terduga teroris oleh pihak Kepolisian Filipina. Hal tersebut disampaikan Komandan Distrik Militer (Dandim) 1312 Talaud, Letkol Arm Gregorius Eka Setiawan, SE. Menyikapi potensi meluasnya jaringan terorisme Filipina ke wilayah NKRI, Ia mengatakan pihaknya telah menambah personil prajurit TNI diseluruh kawasan perbatasan khususnya di 3 pulau terluar yakni Miangas, Marampit dan Maroreh.


Kita terus intens melaksanakan Patroli pemantauan wilayah baik daratan maupun pesisir, serta senantiasa melibatkan seluruh komponen masyarakat untuk membantu monitoring wilayah demi keutuhan NKRI,” ujarnya. Selain TNI, pengamanan wilayah perbatasan juga turut melibatkan Polri dan stakeholder setempat. “Kita selalu berkoordinasi dan sinergis dengan Unsur Polres Kepulauan Talaud, Lanal dan seluruh komponen masyarakat di wilayah untuk memperkuat ketahanan wilayah dalam mengantisipasi potensi ancaman tersebut,” jelas Dandim Talaud.

Leave a Reply

  • (not be published)

Related

NEWS 629008467785465586

Posting KomentarDefault Comments

emo-but-icon

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Side Ads

Text Widget

Connect Us

item